Manusia tak punya hati

Screenshot_2016-08-08-23-09-39aku berkisah tentang seorang perempuan yang tak punya hati

menganggap segala sesuatunya mudah tuk diucapkan dan tak bermakna apa-apa

mengharapkan bak seperti raja yang sempurna dan tak mempunyai sifat sempurna

Tuhan, aku tau tak sempurna, dan semua makhluk mu juga

tapi apa iya segala sesuatunya harus sempurna dimata mu dan dimata orang lain?

Tuhan, aku tau aku temperamental menghadapi sebuah masalah dan itu juga yang menyebabkan ku bisa berbicara kepadamu lewat ketikan ini

perasaanku seperti ditampar, dipermalukan didepan umum, tak dihiraukan dan di acuhkan dan tak diperdulikan

bukankah semua itu yang diinginkan oleh semua manusia?

perasaan diinginkan oleh orang lain?

perasaan yang membuat orang menjadi bahagia dan merasa sempurna diatas ketidak sempurnaannya?

bukankah perasaan yang membuat kita bahagia?

bukankah perasaan yang membuat kita hidup?

ia menyalahkan kearoganan dan temperamental ku ketika menghadapi masalah

aku tak membantah bahkan aku sendiri yang mengucapkannya agar ia mengerti dengan apa yang kurasa

tapi tuhan, apakah engkau juga maha mendengar dan mengetahui isi hati manusia ?

karena dengan-Mu lah aku menjadi seperti begini dan memiliki karakter seperti ini?

bukankah engkau juga yang membimbingku jalan seperti ini?

Aku setengah menyalahkanmu , setengah menyalahkan diriku sendiri.

aku tak terima dengan semua ini, karena makhluk manapun tidak tau arah selanjutnya dalam hidup. karena itulah ia dinamakan manusia, makhluk yang setengah dewa.

aku tak terima dengan diriku sendiri. karena itulah manusia menciptakan hukum untuk mengatur sesamanya agar tak ada yang sakit hati dan yang lain bisa menuntut atas apa yang ia lakukan menyakiti identitas orang lain.

identitas, ya, identitas diriku dijatuhkan oleh seseorang makhluk mu, identitas ku dibunuh karena sesuatu yang hal ucapan dan tingkah laku yang dilakukan olehku karena sesuatu sifat yang tak ku mengerti.

lalu dengan mudahnya ia berkata, yaudah, seperti tak menganggap, ga mau tau. inilah perasaan yang membuat aku sakit hati tuhan..

dimana semua ucapan dan janjimu untuk saling bisa memahami dan mengerti antar manusia?

dimana semua ucapan dan janjimu untuk bisa menyatukan dua orang manusia?

segala sesuatu ucapan dan tindak tanduk manusia sudah engkau ketahui tuhan, lalu kenapa sekarang tindak tanduk ku justru mencelakaiku sendiri.

aku seperti terpijak pada perlakuanku sendiri.

aku tak punya daya untuk memperbaharui itu tuhan. lalu dimana semua ucapan manusia-manusia yang merasa dirinya setengah dewa dan diatas dewa berkata hal yang sebaliknya?

aku tak bisa mengerti atas perasaanku sendiri tuhan.aku hanya melakukan apa yang merasa itu benar dan aku jalani.

kalau engkau mampu berkata, maka katakanlah pada diriku atas sesuatu hal yang tak kukuasai ini..

atas nama diriku…

hamba-Mu..

Bandung. 12-Agustus-2016.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s