It’s ended up here

cinta berduriagain..lagi..dan lagi.. cinta ku kandas..ditengah upaya ku tuk memperbaikinya..

namun, siapalah aku ? tak punya daya dan upaya tuk memperbaikinya, khususnya hati perempuan..aku merasa tak pantas memanggilnya wanita.. karena wanita memiliki keanggunan dan punya harga diatasnya, sedangkan ia bukan seorang wanita.. ia seorang perempuan..yang masih gelisah dengan hidupnya dan pikiran yang melandanya..

banyak yang tak kuketahui tentang perempuan ini, bahkan percakapan terlama adalah malam ini yang benar-benar kumemaksa untuk bicara setelah 250 miscall.. ya kalian dengar dan lihat tulisanku.. 250an misscall.. itu menunjukkan bagaimana tak perdulinya lagi ia akan atas diriku.. sebegitu juga besar ketidak perduliannya padaku.. luar biasa bukan? aku juga baru pertama mengalami ini..

aku kembali lagi sebagai pecundang malam ini.. tepatnya 12 agustus 2016 pukul 10.40PM biarlah waktu yang akan mencatat waktu ini kelak bagi siapa saja yang membaca tak sengaja tulisan ini, bagi kalian yang sedang patah hati atau putus cinta, atau tak sengaja mencari sesuatu lalu tiba di tulisan ini.

ya demi masa..aku hari ini lahir kembali sebagai pecundang kesekian kalinya.. kali ini aku benar-benar kandas..tak menyisakan lagi sisa-sisa kebahagiaan dalam hati ini. yang kurasa saat ini adalah terkejut, sedikit sakit, sedikit tak terima, entahlah aku sendiri tak tau bagaimana harus menjelaskan perasaan ini, yang ku tau adalah perasaan ini menghinggapi ku setelah berbicara dengan ia..aku tak ingin berangan-angan ke masa depan, aku tak ingin berandai-andai malam ini, seperti aku kelak akan membaca tulisan ini dengan perasaan berbeda sekian tahun lagi, aku tak ingin kesana saat ini, karena aku selalu berkaca, aku punya perasaan ini beberapa kian waktu tahun yang silam..

cukuplah, aku ingin menuliskan apa yang kurasakan malam ini saja, perasaanku campur aduk malam ini, semuanya, sedih, tak terima, kecewa, sedikit sakit hati, dan lain sebagainya.

Tuhan., proses pencarian dirimu memang tak kalah luar biasanya, telah bertumbangan manusia-manusia hebat atas pencarian dirimu, yang kuyakini juga sebagai usaha untuk mencari eksistensi manusia.. kini aku hanya mengalami perasaan kecewa atas kisah percintaanku.. terima kasih tuhan telah mendengar kisah-kisahku dan membaca lewat mata cahaya mu yang bisa membaca bahkan ke relung hati manusia. aku hanya ingin menuliskannya disini agar bisa dibaca oleh manusia-manusia lainnya dan terbuang segala rasa yang tak baik ini yang mungkin juga bisa dijadikan hikmah.

aku pulang tuhan.. dengan harga diri sebagai pecundang malam ini..

kepadamu perempuan itu.. V.. cukup sudah, layar ini yang akan menjadi saksi perasaanku padamu dan tingkah lakuku padamu juga..

selamat tinggal V..

aku selalu sayang kamu..

aku tak rela mendoakanmu yang baik, karena aku tak mendapatkannya denganmu..yang kudapatkan adalah semuanya “muslihat yang bertopeng sandiwara yang mempunyai wajah aduhai..” itu kamu V..

semoga tuhan memberikan keadilan yang sebijak-bijaknya, walaupun harus menjatuhkan hukuman pada dirimu atau bahkan diriku..? tapi aku tak merasa melakukan sebuah kesalahan yang aku ingin sengaja lakukan , karena itu semua adalah keniscayaan yang dijanjikan tuhan sendiri dalam perkataannya. sebuah perasaan.. yang tak dapat di kiaskan oleh kata-kata..

itu saja..

selamat tinggal..

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s